Vivo Hadirkan Vivo Y500 Pro dengan Kamera 200MP dan Baterai 7000 mAh

Vivo Hadirkan Vivo Y500 Pro dengan Kamera 200MP dan Baterai 7000 mAh


Vivo resmi mengumumkan ponsel seri Y terbarunya, Vivo Y500 Pro, yang akan diluncurkan di pasar Tiongkok pada 10 November 2025.


Bersamaan dengan promosi seri Vivo X300, perusahaan juga mengungkap sejumlah informasi penting terkait spesifikasi dari ponsel terbarunya itu.


Sebuah perangkat Vivo baru-baru ini muncul di situs uji coba performa Geekbench, menampilkan informasi awal mengenai dapur pacunya.


Berdasarkan hasil pengujian, Vivo Y500 Pro terlihat menggunakan prosesor octa-core dengan empat inti berkecepatan 2.0 GHz dan empat inti lainnya mencapai 2.6 GHz. Untuk Grafis, diperkuat GPU Mali-G615 MC2, kemungkian besar membawa chipset MediaTek Dimensity 7400.


Hasil data dari Geekbench menunjukkan Vivo Y500 Pro dilengkapi dengan RAM 12 GB dan menjalankan sistem operasi Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6.


Pihak Vivo menyatakan bahwa perangkat ini akan menjadi ponsel kelas menengah pertama mereka yang hadir dengan OriginOS 6 bawaan pabrik.


Melalui poster resmi yang dikutip Gizmochina, Rabu (5/11/2025), Vivo mengatakan seri Y500 akan hadir dengan layar OLED berukuran 6,67 inci dan resolusi 1.5K, memberikan tampilan visual yang tajam dan jernih.


Dari segi kamera, Vivo Y500 dibekali sensor utama 200MP Samsung HP5 yang sudah dilengkapi fitur optical image stabilization (OIS)--teknologi yang umumnya hanya tersedia pada ponsel kelas flagship.


Desain Mewah dan Performa Gaming

Di sektor daya, perangkat ini membawa baterai berkapasitas 7000 mAh, mendukung pengisian cepat 90W. Vivo juga mengklaim Y500 Pro mampu menjalankan game MOBA dalam resolusi HD dengan frame rate 120fps, menegaskan fokusnya pada performa gaming.


Vivo Y500 Pro hadir dengan sertifikasi IP68 dan IP69, menandakan ketahanan terhadap air dan debu. Bagian belakangnya dilapisi kaca anti-pantulan dengan sentuhan satin, memberikan kesan mewah dan elegan saat digenggam.


Dengan kombinasi antara desain premium, performa tangguh, serta kamera beresolusi tinggi, Vivo Y500 Pro diprediksi akan menjadi salah satu ponsel seri Y paling menarik di kelasnya pada akhir 2025.

OpenAI Dituntut Studio Ghibli dan Penerbit Besar Jepang, Menuding Sora 2 Langgar Hak Cipta

OpenAI Dituntut Studio Ghibli dan Penerbit Besar Jepang, Menuding Sora 2 Langgar Hak Cipta


tudo Ghibli bersama dengan sejumlah penerbit Jepang secara resmi melayangkan tuntutan kepada OpenAI, di mana pelopor teknologi kecerdasan buatan (AI) itu diminta berhenti memakai karya mereka untuk melatih model video AI terbaru, yakni Sora 2.


Langkah hukum ini diajukan oleh The Content Overseas Distribution Association (CODA), organisasi antipembajakan yang mewakili Studio Ghibli, Bandai Namco, Square Enix, Aniplex, Kadokawa, dan Shueisha.


"Sebagian besar hasil video Sora 2 terlihat sangat mirip dengan karya atau gambar Jepang yang dilindungi hak cipta," kata CODA. "Menyalin karya tanap izin bisa dianggap sebagai pelanggaran hak cipta."


Dilansir The Verge, Rabu (5/11/2025), Sora 2 yang dirilis pada 30 September menghasilkan banyak konten bergaya Jepang, memicu reaksi keras dari pemerintah Jepang dan komunitas kreatif.


Masalah ini memperpanjang deretan kontroversi OpenAI. Sebelumnya, internet sempat dibuat ramai dengan tren "Ghibli Style" di ChatGPT sempat viral karena pengguna bisa mengubah foto pribadi mereka menjadi gambar ala film Studio Ghibli.


Saking populernya, CEO OpenAI Sam Altman, pernah memasang gambar bergaya Ghibli sebagai foto profilnya di X (Twitter). Altman sendiri telah berjanji memperbaiki kebijakan opt-out, di mana pemilik hak cipta bisa meminta karyanya dikeluarkan dari data pelatihan AI.


Meski begitu, CODA menganggap langkah itu tidak cukup karena intinya masalah adalah penggunaan konten tersebut di awal.


CODA menuntut dua hal utama dari OpenAI, yaitu:


  1. Dalam pengoperasian Sora 2, CODA meminta agar konten anggota-anggotanya tidak digunakan untuk pembelajaran mesin tanpa izin mereka.
  2. OpenAI menanggapi dengan tulis klaim dan pertanyaan dari perusahaan-perusahaan anggota CODA terkait pelanggaran hak cipta yang berkaitan dengan output Sora 2.

"Perkembangan teknologi AI tidak boleh mengorbankan hak cipta. Kami berharap OpenAI mau bekerja sama untuk membangun kerangka adil bagi kreator," tegas CODA.


Sebelumnya, OpenAI mengumumkan peluncuran Aardvark, alat peneliti keamanan siber yang ditenagai GPT-5. Platform ini dirancang untuk membantu tim keamanan dan pengembang dalam menemukan serta memperbaiki kerentanan di kode dalam skala besar.  


Aardvark juga membantu meneliti, berbelanja, dan membuat kode, bahkan sekarang sebagai peneliti keamanan. Agen AI ini dirancang untuk mengatasi tantangan di bidang keamanan software.


Dikutip dari ZDNet, Sabtu (1/11/2025), OpenAI mencatat bahwa Aardvark awalnya adalah alat internal untuk membantu para pengembang.


Aardvark adalah agen yang saat terhubung ke repositori dapat menemukan, menjelaskan, dan membantu memperbaiki kerentanan keamanan.


Hal ini dicapai dengan memanfaatkan penalaran dan penggunaan alat berbasis Model Bahasa Besar (Large Language Model/LLM). Aardvark juga mengambil pendekatan unik yang dapat dibagi menjadi beberapa tahap mudah.


Bagamana cara kerjanya? Aardvark pertama-tama akan memeriksa repositori untuk memahami kegunaan basis kode dan implikasi keamanannya, termasuk tujuan dan desainnya. Kemudian, agen AI ini akan mencari kerentanan dengan memeriksa tindakkan sebelumnya dan kode baru yang sudah dikomit.


Saat memindai, ia akan menjelaskan kerentanan yang ditemukan dengan memberi anotasi pada kode, kemudian dapat ditinjau dan diatasi oleh manusia. Aardvark kini tersedia dalam versi private beta untuk mitra terpilih.


OpenAI mengundang mitra terpilih untuk bergabung dengan beta privat Aardvark. Peserta akan mendapatkan akses awal dan bekerja langsung dengan tim OpenAI untuk menyempurnakan akurasi deteksi, alur kerja validasi, dan pengalaman pelaporan.



Harga iPhone 14 Anjlok Drastis! Intip Harga Terbarunya Sekarang

Harga iPhone 14 Anjlok Drastis! Intip Harga Terbarunya Sekarang

Peluncuran iPhone 14 di Indonesia pada Oktober 2022 disambut antusiasme tinggi. Namun, menjelang Februari 2025, perubahan signifikan terjadi pada harga perangkat ini.


Bagaimana kisahnya? Mari kita telusuri tren harga iPhone 14 dari awal peluncuran hingga saat ini. Pada saat peluncuran, iPhone 14 varian 128GB dibanderol sekitar Rp 15.999.000.


Sementara varian 256GB, harganya mencapai Rp 18.999.000, dan varian 512GB dipatok dengan harga Rp 22.999.000. Harga tersebut berlaku untuk iPhone 14 standar. Model iPhone 14 Plus, tentu saja, memiliki harga yang lebih tinggi.


Namun, seiring dengan perilisan iPhone 16 dan terbaru ada iPhone 16e, harga iPhone 14 mengalami penurunan yang cukup signifikan.


Hal ini wajar terjadi karena Apple akan memfokuskan penjualan pada produk terbarunya. Penurunan harga ini tentu menjadi kabar baik bagi para konsumen yang ingin memiliki iPhone 14 dengan harga lebih terjangkau.

Kini, di beberapa toko resmi dan platform penjualan online, harga iPhone 14 128GB telah turun hingga di bawah Rp 12.000.000.


Bahkan, di beberapa tempat, harga iPhone tersebut mencapai Rp 11.799.000. Penurunan harga juga terjadi pada varian 256GB, meskipun tidak sedrastis varian 128GB.


Sementara itu, varian 512GB mulai langka dan sulit ditemukan di beberapa penjual. Karenanya, harga varian ini tentu makin beragam. 


Perlu diingat bahwa harga iPhone 14 bisa bervariasi tergantung pada penjual, promosi yang sedang berjalan, dan kondisi barang (baru atau bekas).


Meski harganya dapat berbeda, tidak dimungkiri, harga iPhone 14 saat ini sudah mulai turun. Karenanya, ini bisa jadi waktu yang tepat bagi konsumen yang ingin membeli smartphone besutan Apple tersebut. 



Huawei Mate X6 Resmi Meluncur Global! Ini Dia Spesifikasi Lengkapnya

Huawei Mate X6 Resmi Meluncur Global! Ini Dia Spesifikasi Lengkapnya

 

Di samping itu, Huawei juga resmi meluncurkan smartphone layar lipat Mate X6 secara global di Kuala Lumpur, Malaysia pada Selasa, 18 Februari 2025.


Smartphone ini dirilis bersama ponsel layar lipat tiga pertama dan tertipis di dunia, Huawei Mate XT dalam kegiatan Huawei Innovative Product Launch.


"Mate X6 hadir bersama MatePad Pro dan produk baru lainnya,," ujar Head of International Media Huawei Mobile Devices, James Warren dalam pidatonya MITEC, Kuala Lumpur, Malaysia, yang dihadiri oleh Tekno Liputan6.com, Rabu (19/2/2025).


Layar Huawei Mate X6 dibentuk dengan lipatan horizontal atau menyamping seperti buku.


Smartphone layar lipat ini merupakan seri lanjutan dari Mate X5 yang meluncur ke pasar pada September 2023.


Mate X6 hadir dengan layar selebar 7,93 inci dan desain yang sangat ramping dengan ketebalan hanya sekitar 4,6 mm. Sebagai perbandingan, Mate X5 memiliki layar utama 7,85 inci dan ketebalan 5,3 mm.


Untuk Malaysia, Huawei Mate X6 dibanderol sekitar 8.688 Ringgit atau sekitar Rp 31,7 juta, dengan pilihan daya RAM 12/512 GB.


Adapun tiga opsi warna pada Huawei Mate X6, yaitu Nebula Red dan Black serta Nebula Gray.


Spesifikasi Huawei Mate X6

Spesifikasi Huawei Mate X6 hadir dengan layar utama jenis LTPO OLED 7,93 inci, rasio nyaris 1:1 dan resolusi 2.440 x 2.440 piksel.

Layar ini memiliki refresh rate variabel antara 1-120 Hz serta didukung kecerahan puncak 1.800 nits.

Selain itu, Huawei Mate X6 juga memiliki layar sekunder LTPO OLED 6,45 inci dengan resolusi 2.440 x 1.080 piksel, refresh rate 1-120 Hz, tetapi kecerahannya lebih tinggi, hingga 2.500 nits.

Layar Mate X6 dilapisi kaca pelindung Kunlun Glass 2 yang dikembangkan sendiri oleh Huawei.

Smartphone layar lipat ini ditenagai System on Chip (SOC) Kirin 9020. Chipset ini memiliki delapan inti (core), dengan satu inti utama Taishan Big berkecepatan 2,5 GHz.

Chipset tersebut dipasangkan dengan RAM 12 GB dan penyimpanan internal 512 GB. Namun, pengguna tidak dapat memperluas storage ponsel lewat kartu microSD karena tidak ada slot yang tersedia.
Huawei MatePad Pro 13.2 Resmi Go Global: Intip Spesifikasi dan Harganya

Huawei MatePad Pro 13.2 Resmi Go Global: Intip Spesifikasi dan Harganya

 

Raksasa teknologi asal China, Huawei resmi meluncurkan tablet flagship MatePad Pro 13.2 secara global pada Selasa, 18 Februari 2025.


Perluncuran tablet MatePad Pro 13.2 ini bersamaan dengan ponsel lipat tiga pertama di dunia, Mate XT, Mate X6, dan true wireless stereo (TWS) Free Arc.


“Kami memperkenalkan MatePad Pro 13.2 terbaru yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas," kata Senior Product Expert Huawei Mobile Devices, Kelsen Tan dalam Huawei Innovative Product Launch di MITEC, Kuala Lumpur, 


Sebelumnya, Huawei MatePad Pro 13.2 telah diluncurkan di China pada November 2024 lalu. Saat diluncurkan di Malaysia, Huawei MatePad Pro 13.2 hadir dalam beberapa pilihan sebagai berikut:


  • Huawei MatePad Pro 13.2 RAM 12 GB/256 GB+Keyboard: 1.049 Euro (Rp 17,9 juta)
  • Huawei MatePad Pro 13.2 RAM 12 GB/512 GB PaperMatte Edition+Keyboard: 1.199 Euro (Rp 20,5 juta)

Spesifikasi Huawei MatePad Pro 13.2

Huawei MatePad Pro 13.2 hadir dengan layar OLED 13,2 inci, resolusi 2880 x 1920 piksel, refresh rate 144Hz dan dengan tingkat kecerahan sampai 1.000 nits.

Desain MatePad Pro memiliki notch alias poni kecil untuk menampung kamera depan 16MP f/2.2 dan aneka sensor. Tablet Huawei ini hadir dalam dua varian layar, yakni versi biasa dan versi "Clear Soft Light Screen".

Versi "Clear Soft Light Screen" menggunakan teknologi lapisan nano-magnetik dan nano-etching untuk mengurangi pantulan cahaya.

Tampilan Empat Aplikasi hingga Kamera Belakang Ganda

Pengguna MatePad Pro 13.2 bisa menampilkan hingga empat aplikasi secara bersamaan dalam mode multi-windows.

Selain itu, ukuran setiap jendela juga bisa disesuaikan. Adapun kamera belakang ganda, yang terdiri dari kamera utama 50MP f/1.8 dan kamera ultrawide 8MP f/2.2.

MatePad Pro 13.2 juga memiliki aksesori Smart Magnetic Keyboard dan M Pencil generasi ketiga, sehingga bisa dioperasikan layaknya sebuah laptop.

Kemudian, baterai MatePad Pro 13.2 berkapasitas 10.100 mAh dan dapat diisi ulang hingga 80 persen dalam waktu 40 menit, serta terisi penuh dalam 65 menit.


Instagram Siapkan Tombol Dislike untuk Komentar di Feed dan Reels

Instagram Siapkan Tombol Dislike untuk Komentar di Feed dan Reels

 

Instagram tengah melakukan uji tombol dislike yang memungkinkan pengguna memberikan respons negatif terhadap komentar yang dianggap tidak menyenangkan atau kurang relevan.


Tombol ini hanya berlaku untuk komentar, bukan pada konten utama. Uji cobanya sendiri sedang dilakukan pada postingan di Reels dan Feeds.


Mengutip Engadget, Kamis (20/2/2025), fitur tombol dislike atau 'tombol tidak suka' ini tidak akan menunjukkan jumlah orang yang memberikan reaksi tersebut.


Kepala Instagram Adam Mosseri menjelaskan bahwa jumlah "tidak suka" akan mempengaruhi peringkat komentar. 


Dengan kata lain, fitur ini memiliki fungsi yang serupa dengan tombol downvote pada aplikasi Reddit.


Bulan lalu, analisis aplikasi Alessandro Paluzzi membagikan informasi mengenai uji coba fitur ini di Instagram. Kini, Meta secara resmi mengumumkan fitur tersebut.

Diwartakan TechCrunch, Meta menjelaskan bahwa pengujian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kolom komentar.

"Kami terus mencari cara agar pengguna dapat lebih mengontrol pengalaman mereka di Instagram serta mengatur apa yang mereka lihat di aplikasi," ujar juru bicara perusahaan.

"Saat ini, kami menguji tombol baru di samping setiap komentar pada unggahan di Reels atau Feed. Dengan tombol ini, pengguna dapat secara pribadi menandai komentar yang dianggap tidak nyaman atau kurang relevan," ia menambahkan.

Untuk tahap awal, fitur ini diuji oleh sekelompok kecil pengguna. Ke depannya, mungkin akan menguji mekanisme untuk memindahkan komentar semacam ini ke bagian bawah agar pengalaman pengguna menjadi lebih baik.

Meta Gulirkan Akun Instagram Remaja di Indonesia untuk Lindungi Anak di Internet

Di sisi lain, Meta sebelumnya menggulirkan fitur keamanan tersebut untuk remaja di Indonesia dan sejumlah negara lain di Asia Pasifik.

Meski begitu, kehadiran Instagram Teen Accounts ini mungkin belum bisa dirasakan oleh semua remaja. Saat ini pengguliran Instagram Teen Accounts masih dilakukan bertahap untuk pengguna di Indonesia.

Instagram Teen Accounts adalah akun Instagram dengan setting-an khusus bagi anak dan remaja dengan rentang usia 13-17 tahun.

Nah, para pengguna Instagram baru dan lama yang berusia di rentang umur tersebut secara otomatis akan diarahkan pada akun Instagram Remaja.

Adapun pengaturan pada akun Instagram Remaja ini bertujuan untuk melindungi remaja agar aman saat mengakses Instagram.

Caranya dengan membatasi kontak yang tak diinginkan, menampilkan konten yang cocok dengan usia mereka, dan membantu remaja membatasi waktu mereka di Instagram.

Lewat akun Instagram Remaja, orang tua diberikan akses untuk memiliki kontrol lebih besar terhadap apa yang dilakukan anak-anak mereka ketika memakai Instagram.

Adapun pengaturan keamanan di Instagram Teen Accounts bersifat default atau otomatis, artinya, pengguna remaja secara otomatis diarahkan ke keamanan yang cukup ketat ketika mereka menggunakan akun remaja.




Nubia V70 dan V70 Design: Spesifikasi dan Harga di Indonesia

Nubia V70 dan V70 Design: Spesifikasi dan Harga di Indonesia

 

Nubia V70 dan V70 Design resmi diperkenalkan di Indonesia. Kedua ponsel ini menargetkan pelajar dengan menawarkan performa andal dan aneka fitur AI.

Nubia V70 dan V70 Design memiliki banyak kesamaan dari segi spesifikasi. Layarnya sama-sama menggunakan panel LCD berukuran 6,7 inch dengan resolusi 1600 x 720 pixel (HD+).


Display ini memiliki rasio screen-to-body hingga 91% dan mendukung refresh rate 120Hz. Di atasnya terdapat punch-hole yang diisi kamera depan dan tempat mengakses fitur Live Island 2.0 yang menampilkan notifikasi dan aktivitas real-time.

Bodi Nubia V70 dibalut lapisan kaca yang bebas bekas sidik jari dan tahan terhadap goresan. Ponsel ini memiliki desain tipis dengan ketebalan 8,2mm, dan tersedia dalam tiga warna yaitu Stardust Gray, Sunshine Gold, dan Glacier Green.

Sementara itu, Nubia V70 Design tersedia dalam warna Stone Gray yang dibalut kaca, serta Jade Green dan Citrus Orange yang menggunakan material kulit mewah.


"Jadi ini lebih nyaman digenggam dan kesannya tetap kasual, klasik dan mewah sehingga ini cocok sekali untuk jadi pilihan anak muda," kata PR Manager Nubia Indonesia Maya Arneldy dalam peluncuran Nubia V70 series di Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Nubia V70 dilengkapi kamera utama 108 MP, depth sensor 2 MP, dan AI Camera dengan kamera selfie 16 MP. Sementara itu, Nubia V70 Design mengandalkan kamera utama 50 MP dan kamera depan 16 MP.
Kamera Nubia V70 series mendukung berbagai fitur AI seperti AI Optical Character Recognition, AI Portrait Light, AI Magic Unblur, AI Background Unblur, AI Magic Editor, AI Eraser, AI Organization, AI Storytelling, AI Photo Search, dan AI Face Stickers.

Nubia V70 diotaki chipset Unisoc T616, sedangkan Nubia V70 Design menggunakan Unisoc T606. Keduanya sama-sama dibekali RAM 8GB yang dapat diperluas hingga 20GB dengan fitur Dynamic RAM, serta memori internal 256GB untuk V70 dan 128GB untuk V70 Design.

Nubia V70 dan V70 ditenagai baterai berkapasitas 5.000 mAh dengan pengisian cepat 33W, dan Nubia menjanjikan performa mulus hingga 50 bulan dengan sertifikasi dari SGS. Kedua ponsel ini sudah dilengkapi NFC, sensor sidik jari di bagian samping, dan menjalankan MYOS 14.

Harga dan ketersediaan

Nubia V70 akan dijual secara eksklusif di Shopee saat penjualan perdananya dibuka, sedangkan Nubia V70 Design akan tersedia secara eksklusif di Shop Tokopedia. Periode penjualan eksklusif ini akan dibuka pada 24 Februari - 2 Maret 2025.


Selama periode tersebut, Nubia akan dijual dengan harga perkenalan Rp 1.699.000, sedangkan Nubia V70 Design dilepas dengan harga spesial Rp 1.449.000. Selama periode promosi, setiap pembelian Nubia V70 akan mendapatkan bonus wired earphone dan cicilan paylater 0% selama 3 bulan.

Setelah periode eksklusif berakhir, Nubia V70 series akan tersedia di seluruh platform e-commerce Nubia Official Store dan toko offline. Nubia V70 akan tersedia dengan harga normal Rp 1.799.000 dan V70 Design dengan harga Rp 1.499.000.


Misi di Balik Aturan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Misi di Balik Aturan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah mempercepat penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Perlindungan Anak dalam Penyelenggara Sistem Elektronik (RPP PAPSE). Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengungkapkan aturan ini untuk menjamin hak anak di ruang digital.

Nezar mengatakan bahwa RPP PAPSE akan memperjelas jaminan perlindungan hak anak dalam ruang digital sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).


"Jadi, di sini ada dua hal terkait bagaimana mengatur platform untuk bisa menjaga konten yang akan di streaming atau disediakan untuk anak-anak dengan batas usia tertentu. Kemudian, ada satu kewajiban lain adalah bagaimana menjaga data pribadi anak sebagai isu penting sekali dan syukurnya di dalam UU PDP secara spesifik sudah disinggung," ujar Nezar dikutip dari siaran persnya.


Menurut Nezar, UU PDP secara spesifik mengkategorikan data anak sebagai data pribadi yang sensitif. Di sisi lain, aturan terkait perlindungan anak di ruang digital telah diatur UU ITE. Melalui RPP PAPSE, Pemerintah akan melindungi anak-anak dari ancaman kejahatan digital seperti cyber bullying, penguntitan daring, eksploitasi pornografi anak dan judi daring.


"Pengaturan dalam RPP juga memberikan pedoman hukum bagi orang tua dan anak dalam mengakses dan menggunakan internet," jelasnya.


Disampaikannya, RPP PAPSE akan menjamin pemenuhan hak anak dalam menggunakan internet, memberikan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, serta memastikan anak-anak Indonesia terlindungi dari ancaman kejahatan digital.


"Beberapa aturan utama yang diatur dalam RPP itu nantinya adalah penetapan batasan usia yang layak dalam penggunaan produk atau layanan digital," tuturnya.


Menurut Nezar, dalam RPP PAPSE, ada kewajiban PSE untuk menjaga transparansi mengenai aturan, kebijakan dan standar komunitas di platform digital yang bersangkutan.


"Selain itu, sejumlah aturan utama lain menekankan pada aspek pengaturan default privasi tertinggi untuk akun anak, larangan profiling yang berdampak negatif terhadap perkembangan anak serta penyediaan alat, layanan dan fitur bagi anak serta orang tua untuk mengajukan laporan atau komplain terkait pelanggaran di ruang digital," tuturnya.


Selama ini, disebutnya, Komdigi secara konsisten terus melakukan upaya sistematis dan end-to-end dengan pendekatan yang komprehensif dari hulu sampai ke hilir dalam menjaga ruang digital, termasuk jaminan atas hak anak. Mulai dari peningkatan literasi dan kecakapan digital, monitoring dan penanganan konten negatif di internet serta dukungan data kepada Bareskrim Polri dalam upaya penegakan hukum terhadap pembuat dan penyebar konten berbahaya.


Nezar Patria menekankan, pengaturan dalam PAPSE pada dasarnya mendorong setiap elemen ekosistem digital untuk ambil peran dalam menjamin perlindungan hak anak di ruang digital.


"Kami percaya bahwa upaya perlindungan anak di era digital mengharuskan kita melakukan kolaborasi dan sinergi yang intens antara pemerintah dengan semua stakeholders baik orang tua, penyedia layanan digital, pendidik dan seluruh elemen masyarakat yang peduli dengan generasi muda kita kedepannya," pungkas dia.


Saham Tencent Mencapai Level Tertinggi dalam Tiga Tahun Setelah Uji Coba DeepSeek Dimulai

Saham Tencent Mencapai Level Tertinggi dalam Tiga Tahun Setelah Uji Coba DeepSeek Dimulai

  

Saham Tencent Holdings Ltd. naik ke level tertinggi sejak tahun 2021 setelah DeepSeek, layanan AI yang mengguncang industri sejak kemunculannya tahun ini, memulai debutnya di platform media sosial WeChat milik perusahaan teknologi besar itu.


Tencent yang berbasis di Shenzhen kini mengintegrasikan model kecerdasan buatan DeepSeek ke dalam pencarian WeChat, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan. Raksasa internet dan game ini bergabung dengan gelombang badan pemerintah dan penyedia layanan yang menggunakan perangkat lunak DeepSeek di seluruh Tiongkok. Langkah ini membantu meningkatkan kepercayaan terhadap prospek Tencent, menyusul rilis game yang kuat selama setahun yang membuat sahamnya naik lebih dari 70% selama setahun terakhir.


Saham Tencent Meningkat Karena Optimisme Baru Terhadap AI Tiongkok


Reli Tencent terjadi ketika investor mulai berinvestasi di Chinese Tech, didorong oleh laporan potensi pertemuan minggu ini antara Presiden Xi Jinping dan ikon e-commerce Jack Ma. Dukungan yang diharapkan terhadap sektor swasta ini bertepatan dengan lonjakan ekuitas di Hong Kong baru-baru ini, yang didorong oleh meningkatnya kemampuan AI.

“Adopsi AI secara luas dapat meningkatkan EPS Tiongkok sebesar 2,5% per tahun selama dekade berikutnya,” tulis analis Goldman Sachs termasuk Kinger Lau dalam sebuah catatan. “Meskipun AI sangat menjanjikan bagi pertumbuhan Tiongkok, kami percaya bahwa stimulus kebijakan yang kuat masih diperlukan untuk mengatasi tantangan makro yang mengakar dan mendorong perolehan ekuitas yang berkelanjutan.”

Peluncuran chatbot penalaran R1 oleh DeepSeek pada tanggal 20 Januari telah terbukti transformatif bagi pasar saham global, memangkas nilai lebih dari satu triliun dolar dari perusahaan-perusahaan tercatat di AS yang banyak berinvestasi pada perangkat keras paling canggih untuk pengembangan AI. Hal ini juga mendorong kenaikan sebesar $1,3 triliun di Tiongkok karena para investor memperkirakan akan ada lebih banyak kemajuan di masa depan, meskipun kenaikan tersebut tidak terjadi secara merata. Baidu Inc., yang juga memasukkan DeepSeek ke dalam produk pencariannya, turun lebih dari 5% di Hong Kong pada hari Senin.
Apple Tunjuk Alibaba Sebagai Mitra Apple Intelegence

Apple Tunjuk Alibaba Sebagai Mitra Apple Intelegence

 

Menurut sebuah laporan baru, Apple menjalin kerja sama dengan Alibaba untuk menghadirkan fitur AI pada iPhone di pasar China. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan penjualan di wilayah tersebut karena penjualan telah menurun akhir-akhir ini karena rendahnya permintaan dan meningkatnya persaingan dari pemain lokal lainnya seperti Xiaomi, Oppo, dan Huawei yang telah menawarkan fitur AI pada perangkat mereka.

Apple juga telah mempertimbangkan pemain lain seperti Baidu dan Tencent, namun model AI mereka dilaporkan tidak memenuhi standar Apple untuk Apple Intelligence. Apple juga tidak mempertimbangkan DeepSeek karena tidak memiliki sumber daya dan pengalaman yang diperlukan untuk mendukung pelanggan sebesar itu.


Alibaba Group adalah perusahaan teknologi asal China yang berspesialisasi dalam e-commerce, ritel, internet, dan teknologi lainnya. Perusahaan ini juga telah banyak berinvestasi dalam AI, dan banyak model AI-nya sendiri yang menjadi berita utama karena kinerjanya yang baik.

Dengan jumlah data konsumen yang sangat besar dan keahlian AI, mungkin tidak sulit bagi Apple untuk bekerja sama dengan Alibaba di Tiongkok.


CEO Apple Tim Cook sebelumnya mencatat penjualan yang lebih kuat di pasar di mana Apple Intelligence tersedia, selama panggilan pendapatan Q1 2025 perusahaan.


"Di pasar di mana kami telah meluncurkan Apple Intelligence, kinerja dari tahun ke tahun pada keluarga iPhone 16 lebih kuat daripada pasar di mana Apple Intelligence tidak tersedia," ujar Cook dikutip detikINET dari Neowin, Minggu (16/2/2025).


Meskipun total pendapatan perusahaan tumbuh sebesar 4% tahun ke tahun pada Q1 2025, China mungkin merupakan rintangan utama di mana pendapatan turun 11,1% tahun ke tahun selama periode yang sama.


Analis di Morgan Stanley juga percaya bahwa kolaborasi antara Apple dan Alibaba ini dapat menjadi katalisator penting yang berpotensi membalikkan kemerosotan penjualan di China.


Saat ini, fitur-fitur AI tersebut telah diajukan ke otoritas regulasi China untuk mendapatkan persetujuan yang diperlukan, untuk memastikan kepatuhan karena Tiongkok memiliki beberapa peraturan internet dan data yang paling ketat.


Apple Intelligence tersedia di sebagian besar wilayah di dunia kecuali Tiongkok dan Uni Eropa dalam bahasa Inggris (Australia), Inggris (Kanada), Inggris (Irlandia), Inggris (Selandia Baru), Inggris (Afrika Selatan), Inggris (Inggris), dan Inggris (Amerika Serikat).


Apple mengatakan bahwa mereka akan menambahkan dukungan untuk lebih banyak bahasa seperti bahasa Mandarin, Inggris (India), Inggris (Singapura), Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Korea, Portugis, Spanyol, Vietnam, dan banyak lagi dengan pembaruan perangkat lunak pada bulan April tahun ini.